DEMO TUNTUT PILKADUS LANGSUNG BERAKHIR RICUH

Lombok Barat, Aksi penolakan atas  proses pemilihan kepala dusun, oleh  ratusan warga desa ombe baru kecamatan Kediri Lombok barat, senin pagi berakhir ricuh.

kericuhan ini dipicu Massa aksi yang mencoba melarang tamu kepala desa memasuki kantor desa.

Ratusan warga desa ombe baru, senin pagi menggelar aksi  penolakan terhadap proses pemilihan kepala dusun yang ditawarkan pemerintah, di kantor desa setempat.  Massa mendesak pilkadus berjalan demokratis yakni dilakukan secara langsung.

aturan  pemerintah yang  ditolak warga adalah, Pilkadus harus melalui tahapan pansel sebagaimana yang diatur dalam peraturan Bupati nomor 9 tahun 2017 tentang panitia seleksi kepala dusun.

Selain meminta pilkadus langsung, massa juga meminta pengangkatan staf desa secara langsung terbuka  layaknya pemilihan kepala dusun.

Aksi penolakan tersebut sempat tegang. Bahkan seseorang massa aksi berusaha mengusir tamu kepala desa namun dihentikan petugas keamanan.Aksi itulah yang memicu ketegangan bahkan sempat memicu kericuhan. Beruntung pihak kepolisian sigap sehingga  adu fisik bisa dihindarkan.

Menanggapi tuntutan massa, kepala desa ombe baru menyatakan hanya mengikuti aturan yang berlaku.

‘’Semunya hanya mis komunikasi terkait dengan pansel sudah kita informasikan juga di masing masing dusun juga sudah kita informasikan dan kita juga sudah sosialisasi untuk kita jelaskan tentang perbup nomer sembilan tahun 2017 tentang panitia seleksi kepala dusun’’ ungkap kapala desa yang yang baru saja menjabat sebagai kepala desa ombe baru,

Lebih lanjut prasino menambahkan tahapan sesuai peraturan Bupati itu harus dilaksanakan. jika nantinya tidak ada bakal calon yang mendaftarkan diri sebagaimana yg ditakutkan warga, pihaknya akan meminta warga setempat untuk  menunjuk  seseorang  yang  akan dipilih menjadi kepala dusun. (hmd)