MESKI EKSTRIM, TARUNG PRESEAN TETAP DI GEMARI

Lombok Barat, Meski terbilang olahraga ekstrim, tarung pepadu presean masih tetap menjadi tontonan primadona masyarakat pulau Lombok.

Para penggemar olah raga tradisional itupun meminta semua pihak ikut terlibat dalam upaya pelestarian peninggalan budaya tersebut.

Presean sebagai olahraga tradisional khas suku Sasak, hingga harin ini masih tetap digandrungi// Setiap kali digelar/ peresean selalu menyedot perhatian para petarung atau pepadu/ dan masyaramat sebagai penonton.

Tarung pepadu di desa narmada ini misalnya. Meski hanya menargetkan pepadu lokal dari seputaran narmada, namun pepadu pepadu asal Lombok tengah dan Lombok barat, secara sukarela datang untuk menunjukkan kepiawaian mereka. Penonton yang hadir dari berbagai penjuru terpuaskan dengan aksi memukau para pepadu se pulau lombok.

Dengan masih eksisnya olahraga yang tergolong ekstrim itu, para pemerhati budaya Sasak berharap agar presean tetap lestari dgumi Sasak.

‘’Kita mempertahankan budaya kita yang sudah turun temurun orang kita kita supaya aset budaya ini harus kita pertahankan selama lamanya, mempererat tali silaturahmi tentang budaya sepulau lombok dimanapun dia berada. Dan saya memohoh kepada media untuk selalyu menayangkan presean’’ ujar ketua panitia pelaksanaan.

Tarung ksatria Sasak itu sendiri dijadwalkan akan berlangsung selama sepuluh hari. Bertempat di gedung budaya milik pemdablobar. Jika anda tertarik/ selain menonton, sesekali cobalah sensasi, mengadu nyali menjadi petarung atau pepadu peresean. (hmd)