IBU MENYUSUI TEWAS SETELAH MENGAMBIL AIR BERSIH

Lombok Barat, Bencana kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di NTB, menyisakan kisah duka. Jamilah, warga Mareje Timur, Kecamatan Lembar, Lombok Barat,  yang tengah menyusui, kehilangan nyawa saat hendak mengambil air untuk keluarganya, untuk  kebutuhan bayi dan suaminya yang tengah sakit.

Kisah tragis dampak kekeringan ini terjadi di dusun Pelah, desa Mareje timur, Kecamatan Lembar, Lombok Barat. Adalah Jamilah, seorang ibu muda yang baru saja bersalin akhirnya meregang nyawa setelah pingsan karena kelelahan, hilir mudik mengambil air untuk kebutuhan kebutuhan keluarganya. Jamilah yang tengah menyusui bayinya yang berusia dua bulan, terpaksa harus mengambil air lantaran suaminya yang tengah terbaring sakit.

Menurut penuturan keluarganya, Jamilah dikenal tak pernah mengeluh dengan kondisinya. Bahkan meski tidak diizinkan melakukan aktivitas berat selama proses penyembuhan setelah persalinan, perempuan yang kini meninggalkan bayi laki laki itu tetap bersikeras ikut bersama tetangganya mengambil air untuk kebutuhan sehari hari.

Warga setempat yakin bahwa wafatnya ibu 25 tahun itu disebabkan karena pekerjaan berat yang dilakukannya selama proses penyembuhan pasca persalinan.

”Pagi pagi dia mengambil air, pulang ambil air, dia disuruh mengambil sesuatu sama suaminya , setelah itu jamilah terjatuh dan dilarikan kerumah sakit dan dia meninggal dunia” tuturnya keluarga korban sambil menangis.

Jamilah sempat dilarikan ke rumah sakit tripad Gerung. Belum sempat mendapat pertolongan medis, istri Sukardi itu akhirnya meregang nyawa.

Kekeringan di desa Mareje timur itu sendiri saat ini sudah sangat memprihatinkan. Warga harus rela berjalan hampir satu kilo ke air bersih untuk kebutuhan sehari hari. Kini sumur tempat warga biasa mengambil air sudah mulai kering dan airnya pun keruh. Warga setempat berharap pemerintah segera membantu mengatasi persoalan mereka. (hmd)